Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

10 Gejala dan Penyebab Kolesterol Tinggi yang Harus diketahui

gejala kolesterol tinggi

Gejala dan Penyebab Kolesterol Tinggi yang Harus diketahui
- Kolesterol tinggi atau kelebihan kolesterol pada tubuh manusia akan mengakibatkan beberapa masalah atau gangguan kesehatan. Salah satu bahaya kolesterol tinggi bagi tubuh adalah resiko terkena penyakit jantung koroner.

Kolesterol pada tubuh manusia pada dasarnya merupakan salah satu unsur penting yang dibutuhkan tubuh. Tetapi, asupan jumlah kolesterol pada tubuh harus pada batas kadar normal dan tidak boleh berlebihan.

Kolesterol adalah salah satu zat yang berguna untuk membantu beberapa fungsi pada tubuh, salah satu fungsi kolesterol pada tubuh adalah membantu proses metabolisme dalam tubuh.

Baca juga:

Disamping itu, kolesterol pula berfungsi melapisi selaput sel, pembungkus beberapa jaringan tubuh diantaranya yaitu jaringan syaraf, dan sebagai pelarut vitamin. Sedangkan pada anak-anak, kolesterol mempunyai fungsi untuk membuat jaringan otak berkembang.

Tetapi, kolesterol juga ada yang bersifat jahat. Kolesterol jahat secara umum berasal dari makanan yang ada pada hewan, diantara yaitu jeroan, daging, kulit ayam, dan lainnya. Kolesterol yang berasal dari lemak memproduksi 9 kkal/gram lemak yang dikonsumsi.

Sedangkan karbohidrat yang berasal dari tepung dan gula cuma 4 kalori. Sedangkan lemak itu sendiri bisa digolongkan menjadi 2 yaitu Lemak jenuh dan lemak tak jenuh. Kedua lemak tersebut masing-masing diperlukan bagi tubuh untuk membantu fungsi tubuh kita.

Macam-Macam Kolesterol

Kolesterol bisa dibedakan menjadi beberapa macam dari bebagai jenis lemak. Lemak yang kita konsumsi terdiri atas beberapa susunan kolesterol fosfolipid, trigliserida, dan asam lemak bebas.

3 macam kolesterol pertama biasa disebut juga dengan lipoproten yang dibedakan kedalam 5 bagian yakni:

  • Hight Density Lippoprotein (HDL)
  • Low Density Lippoprotein (LDL) atau kolesterol tinggi yang jahat
  • Kilomikron
  • VLDL atau Very Low Density Lippoprotein
  • IDL atau Intermediate Density

Lippoprotein. merujuk pada beberapa jenis lippoprotein tersebut, LDL (Low Density Lippoprotein) dan HDL (High Density Lippoprotein) lah yang benar-benar mesti difahami dan diketahui dengan baik.

Hight Density Lippoprotein ( HDL )

Hight Density Lippoprotein maupun biasa disingkat dengan HDL adalah kolesterol yang digolongkan termasuk kolesterol baik. Dibawah ini merupakan beberapa hal penjelasan mengenai HDL :

  • High Density Lippoprotein atau HDL merupakan jenis kolesterol yang disebabkan kandungan sifat anti-arterogenik yang dimilikinya
  • HDL adalah macam lipoprotein yang memiliki kandungan Apoprotein A.
  • Fungsi HDL mengakibatkan penumpukan kolesterol pada parifer akan berkurang.
  • HDL memiliki Fungsi utama yaitu membawa kolesterol bebas dari dalam endotel yang selanjutnya dikirimkan ke pembuluh darah parifer, kemudian keluar tubuh melewati empedu.

Rendahnya jumlah HDL dalam tubuh secara umum diakibatkan karena perokok berat, obesitas, orang yang terkena diabetes melitus yang tak terkendali, pemakaian alat KB,dan pada orang yang kurang aktif bergerak.

Low Density Lippoprotein ( LDL )

LDL biasa diikenal dengan kolesterol tinggi yang jahat, hal ini dikarenakan LDL bersifat arterogenik yaitu mudah melekat di dinding pembuluh darah, hal ini menyebabkan penimbunan lemak dan mengakibatkan menyempitnya pembuluh darah maupun arterosclerosis.

LDL adalah macam lipoprotein yang membawa kolesterol terbesar untuk disebarkan pada semua jaringan tubuh dan pembuluh nadi.

Jumlah lemak LDL pada tubuh kita dipengaruhi berdasarkan asupan lemak yang dikonsumsi. LDL ini bisa menimbun pada tubuh bila kita terlalu banyak mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan lemak jenuh, dimana lemak ini sulit larut.

Batas Normal Jumlah Kolesterol dalam Tubuh

Disamping macam-macam kolesterol diatas, kita juga perlu mengetahui berapa batas normal kolesterol pada tubuh kita. Hal ini perlu diketahui karena kita akan mengetahui apakah jumlah kolesterol pada tubuh kita pada tingkat yang masih normal maupun tidak. Dibawah ini adalah penjabaran batas normal maupun tidak kolesterol pada tubuh:

1. HDL

  • apabila jumlah HDL lebih dari 60 maka termasuk pada kategori tinggi.
  • apabila jumlah HDL kurang dari 40 berarti termasuk kategori rendah.

2. LDL

  • Kurang dari 100 berarti optimal.
  • 100 – 129 menandakan mendekati optimal.
  • 130 – 159 menandakan berada pada batas normal tertinggi.
  • 160 – 189 menandakan pada tingkat tinggi.
  • Bila lebih dari 190 menandakan sangat tinggi.

3. Kolesterol Total

  • Jumlah kolesterol kurang dari 200, kondisi ini dianggap normal.
  • 200 – 239 menandakan berada pada batas normal tertinggi.
  • Bila lebih dari 240 maka jumlah kolesterol berarti tinggi.

Yang perlu diperhatikan bahwa, apabila semakin tinggi jumlah HDL dalam tubuh, itu akan semakin bagus untuk tubuh kita.

Sebaliknya apabila jumlah kolesterol sebagian besar banyak LDL itu akan kurang baik bagi tubuh yang bisa mengakibatkan tubuh rentan terserang beberapa gangguan kesehatan diantaranya yaitu gangguan kesehatan jantung.

Lihat juga:

Bahaya Kolesterol Tinggi

penyebab kolesterol tinggi

Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa jika jumlah LDL pada tubuh lebih banyak akan mengakibatkan beberapa masalah gangguan kesehatan. Salah satu gangguan kesehatan yang bisa timbul akibat jumlah LDL yang terlalu berlebihan adalah gangguan Disiplidemia Primer.

Gangguan kesehatan ini adalah gangguan lipid yaitu meningkatnya jumlah kolesterol yang terbagi menjadi 2 bagian yaitu hiperkolesterolemia familia dan hiperkolesterol poligenik. Dibawah ini penjelasannya:

Hiperkolesterolemia Familial

hiperkolesterolemia familia adalah meningkatnya jumlah kolesterol yang biasanya sering terjadi disebabkan tidak mempunyai reseptor LDL. Orang yang terkena hiperkolesterolemia familial secara umum akan mengalami gangguan penyakit jantung koroner dengan jumlah kolesterol dalam tubuh mencapai 1.000 mg/dl.

Jumlah kolesterol dalam tubuh yang diperkenankan yaitu kurang dari 200 mg/dl. Bila berada pada angka 200-239 mg/dl maka patut untuk diwaspadai. Sedangkan, bila jumlah kolesterol sudah mencapai diatas 250 mg/dl maka keadaan itu bisa dianggap berbahaya.

Hiperkolesterol poligenik

Secara umum terjadi peningkatan kolesterol pada tingkat ringan maupun sedang. Faktor yang mengakibatkan tingginya jumlah kolesterol pada hiperkolesterol poligenik yaitu berkurangnya kinerja reseptor LDL, berkurangnya daya metabolisme kolesterol, serta meningkatnya penyerapan jumlah kolesterol.

Kolesterol tinggi, 10 Gejala dan Penyebabnya yang Harus diketahui

Dibawah ini merupakan beberapa macam hal yang bisa menjadi penyebab kolesterol tinggi dalam tubuh baik bagi usia muda maupun usia tua :

1. Pengaruh Makanan yang dikonsumsi

Penyebab kolesterol yang tinggi pada tubuh biasanya paling banyak disebabkan oleh pengaruh makanan yang kita konsumsi. Bijak dalam memilih asupan makanan bisa mengurangi resiko naiknya jumlah kolesterol dalam tubuh kita.

Makanan yang dimaksud yaitu makanan yang rendah kolesterol jahat. orang-orang sering kurang memperhatikan asupan makanan yang mereka konsumsi dan berapa jumlah kolesterol yang ada dalam makanan itu.

Penting diketahui bahwa 80% kebutuhan kolesterol untuk tubuh telah dipenuhi oleh tubuh terutama dihasilkan pada bagian organ hati. Orang yang kurang peduli dengan asupan makanan yang mereka makan, ini menyebabkan timbulnya beberapa penyakit diantaranya yaitu jantung dan stroke.

Dibawah ini adalah beberapa makanan yang biasanya banyak dikonsumsi tetapi mempunyai jumlah kolesterol tinggi:

  • Kuning telur
  • susu
  • beberapa macam daging merah (diantaranya yaitu daging sapi, kambing, babi)
  • jeroan
  • seafood
  • beberapa jenis mentega yang memiliki kolesterol tinggi

2. Faktor Umur

Penyebab kolesterol tinggi juga bisa diakibatkan oleh faktor usia seseorang. Biasanya semakin bertambah usia seseorang secara umum semakin tinggi jumlah kolesterol dalam tubuhnya.

Jumlah kolesterol cenderung mengalami peningkatan pada usia di atas 20 tahun. Pada usia di atas 50 tahun, perkembangan kolesterol akan makin pesat. Disamping itu, pada wanita yang sudah menopause di usia 40 tahun, jumlah kolesterol di tubuhnya akan menurun.

Tetapi sesudah usianya 50 tahun maupun lebih jumlah kolesterol justru akan cenderung mengalami peningkatan secara cepat.

3. Kegemukan maupun Obesitas 

Orang yang memiliki badan terlalu gemuk maupun biasa dikenal dengan obesitas adalah salah satu penyebab menumpuknya kolesterol tinggi di dalam tubuhnya. makin besar berat badan seseorang secara umum diikuti dengan jumlah lemak yang besar pula pada tubuhnya.

Semakin besar berat badan seseorang secara umum diikuti dengan jumlah trigliserida yang semakin besar pula dalam tubuh. Perlu diketahui bahwa semakin besar jumlah trigliserida maka semakin meningkat pula jumlah kolesterol total dalam tubuh.

Untuk itu, bagi Kita yang mempunyai berat badan berlebih akan lebih baik bila Kita melakukan diet sehat dan terkontrol agar resiko penyakit yang ditimbulkan oleh kolesterol bisa dihindari.

4. Faktor Keturunan maupun Genetika

Kolesterol tinggi juga bisa disebabkan oleh faktor keturunan dari orang tua kepada anaknya. Bila Kita mempunyai anggota keluarga diantaranya yaitu orang tua maupun kakek/nenek yang mempunyai riwayat gangguan kolesterol tinggi. Menurunnnya sifat genetik pada tubuh seseorang bisa juga disebabkan oleh organ penghasil kolesterol.

5. Kurang berolahraga

Kurang olah raga juga dapat menjadi penyebab adanya kolesterol tinggi pada tubuh karena menumpuknya kolesterol jahat dalam tubuh. Terlepas dari makanan yang memiliki kandungan kolesterol, seseorang yang malas melakukan gerakan fisik dan malas berolahraga pasti tidak mempunyai tubuh yang sehat.

Kaitannya olahraga dengan kolesterol adalah semakin rajin seseorang berolahraga, maka semakin tinggi pula jumlah HDL dalam tubuhnya & semakin rendah jumlah kolesterol dalam tubuh. Sebaliknya, bila Kita malas berolah raga, maka jumlah kolesterol dalam tubuh juga makin rendah.

Berolahraga akan membantu proses pembakaran lemak dalam tubuh, secara tidak langsung kandungan kolesterol dalam lemak juga akan ikut terbakar sehingga jumlah kolesterol total juga akan menurun. Olahraga membuat turun berat badan diperlukan bagi orang yang mempunyai berat badan berlebih agar berat badannya kembali ideal.

6. Kebiasaan Buruk merokok

Jika Sobat memiliki kebiasaan buruk merokok maka bisa jadi itu adalah penyebab kolesterol tinggi pada tubuh Sobat. Merokok disamping mengakibatkan beberapa gangguan kesehatan, diantaranya yaitu gangguan paru-paru dan menjadi penyebab kanker, ternyata rokok juga bisa meningkatkan jumlah kolesterol dalam tubuh.

Rokok memiliki kandungan kandungan zat kimia yang berbahaya yakni nikotin. Efek bahaya nikotin rokok yang masuk ke dalam tubuh ternyata mampu meningkatkan jumlah kolesterol karena membantu berkembangnya trigliserida dalam darah untuk terus bertambah.

7. Pengaruh Penyakit tertentu

Beberapa jenis penyakit tertentu dapat menyebabkan menumpuknya kolesterol tinggi pada tubuh. Penyakit yang dapat membuat meningkatnya kolesterol jahat diantaranya yaitu tekanan darah tinggi maupun hipertensi dan diabetes melitus.

Disamping penyakit-penyakit diatas, masih terdapat penyakit lain yang dapat membuat naik jumlah kolesterol dalam tubuh, diantaranya yaitu liver, ginjal kronis, dan kelenjar tiroid yang kurang aktif.

8. Mengonsumsi Alkohol berlebihan

Berdasarkan hasil riset menunjukkan bahwa orang yang sering mengonsumsi alkohol mempunyai jumlah kolesterol total yang lebih banyak daripada orang yang tidak pernah mengonsumsi alkohol.

Ada yang mengatakan bahwa konsumsi alkohol secara terkontrol bisa membuat turun jumlah kolesterol dalam tubuh. faktanya, orang yang sudah mengonsumsi alkohol cenderung mengalami ketergantungan terhadap alkohol sehingga konsumsinya menjadi tidak terkontrol dan cenderung berlebih.

9. Akibat Stres 

Meskipun belum diketahui relasi yang pasti antara jumlah kolesterol dalam tubuh dengan tingkatan stres. Tetapi, berdasarkan hasil dari riset menunjukkan bahwa orang yang sedang mengalami stres cenderung mempunyai jumlah kolesterol yang lebih tinggi daripada orang yang memiliki pikiran normal maupun rileks.

10. Mengonsumsi Obat-Obatan Tertentu

Mengonsumsi beberapa jenis obat-obatan tertentu juga bisa menjadi penyebab kolesterol tinggi. Beberapa macam obat-obatan tersebut di antaranya yaitu estrogen, beta-blocker, dan thiazide.

Beberapa jenis obat itu bisa memicu membuat jumlah LDL dalam darah meningkat. hal ini secara umum akan membuat meningkatnya jumlah kolesterol total dalam tubuh.

Gejala Kolesterol Tinggi

Berikut ini adalah beberapa gejala, tanda, maupun ciri-ciri jika seseorang terkena kolesterol tinggi

1. Terasa Kram

Gangguan kram ini secara umum muncul pada malam hari dan secara umum mengganggu bagian kaki diantaranya yaitu pada tumit, jemari kaki, maupun pada kaki bagian bawah.

Rasa kram pada kaki ini secara umum akan sembuh ketika kaki diletakkan pada posisi menggantung maupun diletakkan lebih tinggi dari posisi badan.

2. Adanya Perubahan Bentuk Kuku

Gangguan pada kuku ini secara umum ditandai dengan penebalan yang terjadi pada kuku dan pertumbuhan kuku yang melambat. Penyebab perubahan pada kuku tersebut yaitu asupan darah yang menuju kuku tidak mencukupi karena sirkulasi darah mengalami gangguan.

Simak juga:

3. Terasa Nyeri

Adanya rasa nyeri merupakan salah satu gejala yang biasanya dirasakan oleh penderita kolesterol tinggi, biasanya akan terasa nyeri dan terasa kurang nyaman pada kaki dan juga pada jari-jari tangan.

Rasa nyeri yang muncul itu secara umum diakibatkan oleh terhambatnya pembuluh arteri yang mengakibatkan aliran darah yang seharusnya mencapai kaki menjadi kurang lancar.

Demikian tadi uraian mengenai gejala dan penyebab kolesterol tinggi, semoga informasi tersebut bermanfaat untuk pembaca semuanya.

Salam sehat ala herbal !


Post a Comment for "10 Gejala dan Penyebab Kolesterol Tinggi yang Harus diketahui"