Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

7 Cara mengatasi Demam Panas Anak yang tak Kunjung Turun

demam panas anak dan 7 cara mengatasinya

Demam panas anak bukanlah jenis penyakit melainkan sebuah gejala, demam panas pada anak dapat terjadi pada saat sistem kekebalan tubuh melakukan perlawanan terhadap infeksi.

Di dalam istilah dunia medis, seseorang bisa dikatakan terserang demam ketika terjadi peningkatan pada suhu tubuhnya yang mencapai lebih dari 37,5 derajat Celcius.

Untuk mengetahui apakah anak Sobat sedang mengalami demam panas atau tidaknya dapat diketahui dengan memeriksa suhu tubuhnya.

Pemeriksaan suhu tubuh ini dapat dilakukan dengan menggunakan termometer, jangan terpaku pada rabaan tangan untuk melakukan pengecekan pada suhu tubuhnya, karena suhu tubuh pada anak bisa lebih tinggi dari perkiraan.

Baca Juga:

Demam Panas Anak dan Penyebabnya

Anak-anak memang sangat rentan mengalami demam, namun umumnya penyebab demam bukan suatu suatu gejala yang serius atau darurat.

Tubuh yang mengalami demam justru memiliki fungsi dan manfaat bagi tubuh sang anak, karena dengan cara meningkatkan suhu tubuh dapat membuat kuman penyebab infeksi akan merasa tidak nyaman bersarang di dalam tubuh.

Anak demam panasi akan lebih sering terjadi ketika masih bayi dan balita usia 6 bulan sampai dengan 5 tahun.

Beberapa faktor penyebab demam panas pada anak mulai dari penyebab ringan sampai dengan penyebab yang berbahaya, diantaranya :
  • Infeksi pada saluran pernapasan, Penyebab demam yang satu ini dapat dipicu oleh bakteri atau virus. Gejala yang ditimbulkan umumnya yaitu batuk, pilek, flu sampai dengan radang tenggorokan.
  • Infeksi pada telinga
  • Efek samping setelah imunisasi
  • Tonsilitis
  • Virus roseola
  • Sinusitis
  • Batuk rejan
  • Disentri
  • Infeksi ginjal
  • Diare
  • Tifus
  • Demam berdarah
  • Malaria
  • Cacar air
  • Pneumonia
  • Meningitis
  • Septikemia atau infeksi darah
  • Infeksi pada saluran kemih
  • Suhu lingkungan atau pemakaian baju yang terlalu tebal dan berlapis
Terjadi peningkatan pada suhu tubuh yang tinggi dapat membuat kuman dan bakteri penyebab infeksi tidak mampu bertahan hidup dalam tubuh

Tubuh seseorang bisa dikatakan terserang demam apabila suhu tubuh mereka melampaui batas normal lebih dari 37,5 derajat Celcius.

Tidak jarang pula ada beberapa gejala lain yang ditimbulkan anak terkena demam panas, seperti berkeringat dingin, tubuh terasa menggigil, nyeri otot, sakit kepala, nafsu makan berkurang, dehidrasi dan tubuh lemas.

Demam panas anak merupakan sebuah reaksi yang termasuk normal karena sistem kekebalan tubuh sedang berperang melawan infeksi di dalam tubuh.

Umumnya demam itu tidak berbahaya, tetapi akan sangat berbahaya jika disertai dengan beberapa komplikasi. Berikut ini beberapa gejala yang disertai dengan demam yang patut Sobat waspadai, antara lain :
  • Tubuh anak sangat lemas dan tingkat kesadaran berkurang
  • Reaksi anak menjadi kurang responsif
  • Sering tertidur dan susah dibangunkan
  • Sering mengalami kebingungan terutama pada saat bangun tidur
  • Diserta dengan gangguan pernafasan
  • Mengalami dehidrasi dengan ditSobati jarang baung air kecil, menangis tanpa air mata dan tidak berkeringat meskipun suhu udara panas
  • Muntah dan sakit kepala serta terasa kaku pada leher
  • Bagian dalam bibir pucat dan kebiruan
  • Timbul rasa sakit pada bagian telinga
  • Peradangan pada tenggorokan
  • Mengalami demam yang disertai dengan ruam
  • Terasa nyeri di area perut atau timbul rasa nyeri ketika buang air kecil
Jika usia anak beru berumur 0-6 bulan dan mengalami demam dengan suhu lebih dari 38 derajat Celcius, maka sebaiknya segera bawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan.

Sedangkan jika anak Sobat berusia 6 bulan ke atas, sebaiknya segera bawa ke dokter jika anak Sobat mengalami demam lebih dari 24 jam.

Simak Juga:
Jika demam panas tiba-tiba menghinggapi anak Sobat, sebaiknya segera beri dia minum air dingin yang banyak meskipun dia tidak haus.

Usahakan agar anak Sobat minum air sedikit demi sedikit tetapi sering, karena gejala demam ini dapat membuat cairan tubuh cepat hilang dan beresiko mengalami dehidrasi. Jangan berikan mereka minuman berkafein, karena minuman kafein dapat memicu dehidrasi lebih tinggi.

Mengatasi Demam Panas Anak secara Alami

Jika demam panas anak terjadi pada buah hati Sobat, lakukanlah tindakan berikut ini untuk membantu menurunkan demannya, yaitu :
  1. Buatlah suhu ruangan memiliki sirkulasi udara yang baik, kenakan baju yang tips agar suhu panas pada tubuh dapat keluar
  2. Rutin lakukan pengecekan suhu panas anak, gunakan termometer untuk memeriksanya
  3. Buat kamar anak senyaman mungkin agar anak dapat istirahat dengan nyaman dan cukup
  4. Lakukan pengompresan dengan air dingin biasa
  5. Pastikan anak Sobat tidak kedinginan dan jangan pakai selimut jika demam tinggi
  6. Beri anak Sobat makanan yang mudah di cerna dan disukai oleh si kecil, namun tetap memilih makanan sehat
  7. Berikan obat demam atau penurun panas anak sesuai dosis yang dianjurkan, Sobat bisa menayakannya kepada dokter jika ragu dan jangan menggabungkan obat lain tanpa seizin dokter
Demam panas anak dapat memicu terjadinya kompilkasi jika tidak dilakukan penanganan dengan baik, berikut ini merupakan beberapa kompilkasi yang dapat terjadi ketika anak terkena demam, yaitu :
  • Dehidrasi Parah
  • Sering berhalusinasi
  • Step atau kejang
  • Mengidap penyakit serius
    Lalu, obat apa sajakah yang baik untuk menurunkan demam panas anak ? berikut ini merupakan daftar obat peurun demam panas untuk anak-anak, diantaranya yaitu :

    Paracetamol atau Asetamino

    Paracetamol adalah salah satu jenis obat demam dan penurun demam panas pada anak yang selalu direkomendasikan oleh para dokter anak.

    Obat ini dianggap lebih aman jika dibandingkan dengan jenis obat penurun demam panas lainnya, paracetamol sangat efektif untuk menurunkan demam panas anak dan meredakan rasa nyeri, tetapi obat ini memiliki efek samping ringan pada saluran pernafasan. 

    Paracetamol dapat diberikan secara oral ataupun rektal. Hindari pemberian melebihi dosis yang dianjurkan dan tidak baik untuk diberikan dalam jangka waktu lama, karena obat ini dapat menyebabkan terjadinya kerusakan hati.

    Ibuprofen

    Ibuprofen tidak hanya dapat menurunkan demam panas anak, tetapi juga bermanfaat sebagai anti-inflamasi (anti peradangan) yang rendah.

    Efek samping dari Ibuprofen ini dapat menyebabkan rasa mual, perut kembung sampai terjadi pendarahan pada lambung jika di berikan secara berlebihan.

    Biasanya dokter akan menyarankan untuk minum obat ini setelah makan dan dokter juga akan menyarankan untuk minum obat ini ketika suhu panas anak sudah melebihi 40 derajat Celcius.

    Naproxen

    Naproxen atau sering juga disebut sebagai Naproxen sodium. Jenis obat tersebut dikatagorikan sebagai OAINS atau anti-inflamasi nonsteroi.

    Naproxen berfungsi sebagai penurun hormon yang mengakibatkan terjadinya pembengkakan serta rasa nyeri di dalam tubuh.

    Pada umumnya jenis obat ini digunakan untuk membedakan kondisi arthritis seperti bengkak kaku, peradangan dan nyeri sendi.

    Naproxen hanya dapat diperoleh melalui resep dokter. Pada umumnya obat ini dapat digunakan pada anak-anak diatas 5 tahun serta tidak dianjurkan pada mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung.

    Aspirin

    Aspirin atau disebut juga asetilsalisilat mempunyai fungi sebagai penurun demam, sebagai anti-inflamasi serta meredakan nyeri.

    Aspirin sama juga seperti ibuprofen yang dapat mengakibatkan rasa mual dan peradangan pada lambung. Oleh karena itu, sebaiknya konsumsi aspirin sesudah makan.

    Selain itu juga, aspirin tidak dianjurkan untuk anak-anak bila demam yang disebabkan oleh infeksi virus karena dapat mengakibatkan Sindrom Reye (gangguan pada hati yang dapat mengakibatkan hilangnya kesadaran).

    Apa pun jenis obat yang akan diberikan pada anak-anak sebaiknya teliti dan konsultasikan terlebih dahulu pada dokter.

    Jangan sampai Sobat keliru dalam memberikan dosis yang dapat membahayakan kondisi anak Sobat.

    Demikian tadi uraian tentang 7 cara mengatasi demam panas anak yang tak kunjung turun, semoga informasi diatas bermanfaat bagi para pembaca semuanya.

    Salam sehat ala herbal !

    Post a Comment for "7 Cara mengatasi Demam Panas Anak yang tak Kunjung Turun"