Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

5 Obat Tradisional ini Manjur untuk mengobati Tukak Lambung secara Alami

tukak lambung dan 5 cara mengobatinya

Tukak lambung atau ulkus lambung merupakan ganngguan pada sistem pencernaan dengan terjadinya peradangan sekaligus pengikisan pada lapisan dinding lambung. Penyakit tukak lambung digolongkan sebagai salah satu penyakit ulkus peptikkum, selain terjadi pada bagian inti lambung, tukang lambung juga dapat menyerang usus halus, serta bagian batang kerongkongan (esofagus).

Tukak lambung sendiri dapat dikategorikan kedalam 3 jenis, yaitu:
  • Tukak lambung yang terjadi pada bagian kerongkongan atau esofagus
  • Tukak lambung yang menimpa bagian inti lambung atau Gastric ulcers
  • Tukang lambung yang muncul di area usus halus atau duodenum
Pencetus tukak lamung

Penyakit tukak lambung bisa muncul disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya:
  • Berkurangnya produksi lendir yang melindungi saluran sistem pencernaan, dibarengi dengan meningkatnya kadar asam pada lambung sehingga berakibat terjadinya peradangan dan pengikisan pada lapisan dinding lambung
  • Penggunaan dalam jangka panjang obat-obatan penghilang rasa sakit dan anti-peradangan non-steroid (anti-inflamasi) secara rutin terus menerus, yang akhirnya menyebabkan iritasi pada lapisan dinding lambung
  • Infeksi yang disebabkan oleh parasit bakteri yang terdapat pada lapisan mukosa yang berfungsi melindungi usus kecil dan inti lambung, yaitu Helycobacter pylori
  • Konsumsi obat-obatan jenis psikotropika atau SSRI seperti antikoagulan dan steroid
  • Konsumsi minuman beralkohol
  • Aktif menghisap rokok
  • Tumor Gastrinoma, yaitu penyebab terjadinya sindrom zollinger-ellison (Zollinger-ellison syndrom) yang terdapat pada duodenum.
Gejala atau tanda-tanda tukak lambung

Ciri-ciri yang menyertai penyakit tukak lambung tidak jauh beda dengan jenis-jenis penyakit gangguan pada sistem pencernaan lainnya, diantaranya:
  • Sakit, nyeri, ngilu disertai mual dan muas pada lambung
  • Lambung terasa begah dan kembung (penuh)
  • Rasa panas seperti terbakar pada bagian atas perut (ulu hati) dan dada / abdomen
  • Rasa sakit dan panas akan meningkat saat menjelang istirahat pada malam hari
  • Bersendawa kencang secara terus menerus
  • Kerongkongan kering dan berasa seperti ada yang mengganjal terutama ketika baru selesai makan
  • Cepat kenyang, tapi masih merasa mual dan mules seperti lapar meski baru habis makan
  • Rasa nyeri akan mereda bila mengonsumsi obat-obatan anti-biotik dan antasida
  • Pikiran sering merasa cemas dan susah fokus atau konsentrasi
  • Nafsu makan berkurang disertai berat badan yang menurun
Pencegahan pada Tukak lambung

Untuk menanggulangi atau mencegah terjadinya tukak lambung bisa dengan melakukan beberapa hal seperti berikut:
  • Menerapkan pola dan cara makan yang dehat, tidak konsumsi makanan pedas, asam, lemak dan bersantan secara berlebihan, juga makanan mentah
  • Berhenti merokok, khusunya untuk perokok aktif
  • Hindari minum-minuman beralkohol
  • Rajin dan rutin berolahraga
  • Jauhkan pikiran dari depresi dan stress
  • Kurangi pemakaian obat-obatan non-steroid dalam jangka panjang
  • Membiasakan pola hidup sehat dengan menjaga kebersihan atau sanitasi
Diagnosa terhadap tukak lambung

Untuk mendiagnosa sakit tukak lambung harus dilakukan di Rumah sakit atau dokter spesialsi diklinik kesehatan, biasanya akan dilakukan pemeriksaan intens atau tes sebagai salah satu langkah untuk mengetahui kondisi sbenarnya pada lambung, beberapa tes tersebut diantaranya:

1. Tes Endoskopi atau EGD (EsophagoGastroduoDenoscopy)

Tes tahap ini dokter ahli Gastroenterology akan mengambil contoh jaringan pada lapisan lambung untuk selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan mendalam di laboratorium. Pada pemeriksaan endoskopi atau gastroskopi, dokter akan memasukan selang melalui mulut dan kerongkongan pasien, yang mana pada ujung selang tersebut terdapat sebuah kamera kecil untuk mengetahui keadaan secara visual didalam area lambung.

2. Urea breath Test di laboratorium

Tes ini dilakukan untuk memeriksan fesel juga contoh darah pasien, meneliti keberadaan bakteri Helycobater pylori pada sistem pernafasan melalui urea breath test, sekaligus untuk memastikan apakah ada infeksi pada aliran darah.

3. Pengambilan contoh jaringan biopsi untuk  memeriksa titik luka atau bagian lainnya yang mangalami gangguan

4. Foto rontgen menggunakan X-ray (Sinar-X)

Baca Juga:
Pengobatan tukak lambung

Untuk mengobati tukak lambung biasanya dokter akan memebrikan jenis dan dosis obat tertentu sesuai level sakit tukak lambung yang diderita pasien, mulai dari obat anti-biotik, anti-inflamasi atau penghilang rasa nyeri, obat antasida dan penghambat reseptor H2 serta penghambat pompa proton untuk menetralisir kadar asam lambung juga obat-obatan lainnya yang akan membantu mengatasi tukak lambung.

Pengobatan tukak lambung secara alami dengan obat-obatan herbal tradisional

Selain dengan cara medis, untuk mengatasi penyakit tukak lambung bisa juga dengan metode pengobatan alternatif (non-medis). Salah satunya dengan menggunakan ramuan atau bahan-bahan alami herbal yang biasanya diolah atau diracik sendiri secara tradisional. Berikit ini beberapa obat herbal yang bisa dipakai untuk mengobati sakit tukak lambung, silahkan disimak.

1. Kubis

Cara pertama, Bahan-bahan:
  • Kubis
  • 1 cangkir air
Cara mengolah:
  • Belah dan sobek-sobek kubis lalu rendam kedalam air panas yang dicampur garam selama beberapa menit, tujuannya untuk menghilangkan microorganisasi parasit yang berbahaya untuk kesehatan
  • Masukan kubis yang sudah dicuci kedalam blender ditambah 1 cangkir air
  • Setelah halus merata, saring kubis yang sudah diblender dan tuang kedalam cangkir
  • 1 kali olahan hanya untuk sekali konsumsi, untuk konsumsi selanjutnya bikin lagi yang baru
Cara konsumsi:
  • Minum 1 cangkir jus kubis 4 kali sehari tiap pagi, siang, sore, dan malam selama 7 hari berturut-turut
Cara kedua, setelah kubis dicuci bersih Anda bisa mengonsumsinya langsung sebagai lalapan atau dijadikan salad

2. Ubi jalar (putih / ungu)

Cara pertama, Bahan-bahan:
  • 500 gram Ubi jalar
  • Cengkeh 5 butir
  • Kapulaga 5 butir
  • Biji pala 1 butir
  • Jahe merah 2 ruas
  • 4 gelas air
Cara mengolah:
  • Biji pala digeprek / dibelah dulu
  • Rebus / Godok semua bahan secara bersamaan dalam 4 gelas air sampai tersisa 1 gelas air (15 menit)
  • Angkat, saring dan tiriskan
Cara konsumsi:
  • Konsumsi rutin dan teratur tiap pagi, air rebusannya diminum dan ubinya dimakan sebagai menu sarapan
Cara kedua, ubi jalar direbus tanpa campuran bahan-bahan lainnya, kemudian dikonsumsi sebagai pengganti menu makan utama.

Lihat Juga:
3. Kelabat

Cara pertama, Bahan-bahan:
  • 1 sendok teh biji kelabat
  • 3 cangkir air
Cara mengolah:
  • Biji kelabat dimasak dengan 2 cangkir air sampai tersisa hanya 1 gelas air
  • Angkat, saring dan tiriskan
Cara konsumsi:
  • Konsumsi rutin dan teratur 2 kali sehari
Cara kedua, bisa langsung mencampur 1 sendok teh biji kelabat kedalam air seduhan susu ketika masih panas.

4. Daun jambu biji

Cara pertama, Bahan-bahan:
  • 9 lembar daun jambu biji
  • 1,5 liter air
Cara mengolah:
  • Rebus 9 lembar daun jambu biji dengan menggunakan 1,5 liter air hingga tersisa cuma 1 liter air
  • Angkat, saring dan tiriskan
Cara konsumsi:
  • 1 liter air rebusan daun jambu biji dibagi 3 porsi, kemudian diminum rutin 3 kali sehari
5. Bawang putih tunggal (lanang)

Caranya, konsumsi pertama sebaiknya gunakan sedikit dulu, bisa 1/8 atau 1/4 bawang putih tunggal (sesuaikan ukurannya). Dimakan harus dicampur dengan nasi, lakukan rutin 2 kali sehari bersamaan saat sarapan pagi dan makan malam.

Saat pertama kali pemakaian mungkin akan menimbulkan rasa perih, panas, dan begah pada lambung, itu wajar sebagai reaksi pengobatan terhadap luka pada lambung, tetap lanjutkan konsumsi bawang putih.

Setelah beberapa hari tidak terasa ada lagi efek yang disebutkan tadi, tambah lagi kadarnya menjadi 1/2 atau 1 siung bawang putih tiap makan pagi dan malam.

Demikian tadi uraian tentang penyebab tukak lambung, gejala penyakit tukak lambung, serta cara pencegahan sekaligus pengobatan sakit tukak lambung.

Jika Anda merasa khawatir akan ada efek samping lain setelah mengkonsumsi obat herbal, terutama bagi Anda yang sedang atau pernah mengidap penyakit lainnya, atau memiliki riwayat alergi terhadap obat-obatan tertentu, alangkah lebih baik untuk konsultasikan terlebih dahulu dengan pakar herbal atau dokter.

Gunakan dan konsumsi obat tradisional alami, ramuan herbal, atau jamu dengan pemilihan bahan-bahan yang tepat disertai pengolahan atau peracikan yang benar supaya khasiatnya benar-benar bisa dirasakan serta berfungsi dengan maksimal.

Semoga bermanfaat, salam sehat ala herbal !

Post a Comment for "5 Obat Tradisional ini Manjur untuk mengobati Tukak Lambung secara Alami"